UKM ITTAQO UIN Salatiga

UKM ITTAQO UIN Salatiga

Senin, 23 Februari 2026

RUANG TERJEMAH: Kisah Wasiat Dzul Isba’ Al-‘adwaniy kepada Putranya Usaid.

Februari 23, 2026 0

عندما أحس (ذو الإصباع العدوني) بالموت دعا ابنه (أسيدا) ونصهه ببعض النصائح التي تحقق له مكانة عالية بين الناس, وتجعله فاضلا كريما محبوبا من قومه سيدا فيهم, فقال:

(( ألن جانبك لقومك يحبوك, وتواضع لهم يرفعوك, وابسط لهم وجهك يطيعوك. ولا تستأثرعليهم بشيء يسودوك, وأكرم صغارهم كما تكرم كبارهم يكرمك كبارهم ويكبر على مودتك صغارهم, واسمح بمالك, وأعزز جارك وأعن من استعان بك, وأكرم ضيفك, وصن وجهك  عن مسألة أحد شيئا, فذلك يتم سؤددك)). 

    Ketika Dzul Isba’ Al-‘adwaniy merasakan bahwa ajalnya semakin dekat, ia memanggil putranya yang bernama Usaid. Ia memberikan nasehat yang akan menjadikan putranya berada pada kedudukan yang tinggi, menjadi pribadi yang memiliki keutamaan, kemulian, dicintai kaumnya dan menjadi pemimpin di tengah mereka. Dzul Isba’ Al-‘adwaniy berkata: 

“Berbuatlah baik kepada kaummu maka mereka akan mencintaimu. Bersikaplah rendah hati maka mereka akan mengangkat derajatmu. Tampilkanlah wajah yang ramah maka mereka akan mentaati perintahmu. Utamakanlah kebutuhan orang lain sebelum dirimu maka mereka akan menjadikan mu seorang pemimpin. Muliakanlah yang muda diantara mereka sebagaimana kamu memuliakan yang tua, niscaya yang tua akan memuliakanmu dan yang muda akan tumbuh dalam kecintaan kepada mu. Sedekahkan hartamu dengan ridho. Jagalah kehormatan tetanggamu dan tolonglah mereka jika mereka meminta pertolongan kepadamu. Jagalah kehormatanmu dengan tidak meminta-minta, maka hal itu akan menyempurnakan kedudukanmu diantara mereka”.


    Sebagian besar pembaca pasti merasa asing dengan kisah wasiat ini, padahal kandungan di dalamnya bukan hanya “nasihat orang tua untuk anak” saja, tapi ada pesan yang sangat dalam untuk kita semua dalam menghadapi kehidupan bermasyarakat di zaman sekarang. Para pembaca pasti juga bertanya-tanya “siapa sih Dzul Isba’ ini?”. Nah, sebelum menutup pembahasan, penulis akan menjelaskan biografi beliau secara ringkas namun menarik.

    Beliau memiliki nama asli Hurtsan bin Al-haris (حرثان بن الحارث). Lalu mengapa beliau dikenal dengan julukan Dzul Isba’? Terdapat 2 sebab mengapa beliau dipanggil dengan sebutan tersebut:

1. Seekor ular yang menggigit jari kakinya sehingga jari tersebut terputus.

2. Karena beliau memiliki jari tambahan (lebih dari 10).

    Wallahu a’lam diantara kedua ini mana yang lebih sahih, namun dari sini kita tahu bahwa bahasa Arab merupakan bahasa yang indah dan unik sehingga kerap menjadikan suatu sebab atau peristiwa sebagai laqab (julukan) bagi seseorang

    Beliau adalah penyair dan penunggang kuda terkenal pada zaman jahiliyyah, beliau dikenal sebagai sosok yang bijaksana dan menjadi rujukan dalam memutuskan perkara di tengah kaumnya. Tidak hanya itu, Beliau diperkirakan hidup hingga menjelang masa Islam dan wafat sekitar awal abad ke-7 M.  

    Dari kisah dan wasiat Dzul Isba’ ini, kita belajar bahwa kebijaksanaan tidak pernah lekang oleh waktu. Meskipun beliau hidup pada masa Jahiliyyah, nilai-nilai yang beliau sampaikan tetap relevan hingga hari ini. Wasiat tersebut mengajarkan tentang kehormatan diri, kebijaksanaan dalam bersikap, serta adab dalam kehidupan bermasyarakat. Pada akhirnya, setiap zaman boleh berubah, tetapi prinsip hidup yang dilandasi kebijaksanaan akan selalu menemukan tempatnya di hati manusia. 

Minggu, 15 Februari 2026

RAPAT KERJA ITTAQO 2026: تنظيم الأدوار وتعميق صونا للأمانة التنظيمية

Februari 15, 2026 0



 
 Pada Sabtu, 14 Februari 2026 telah dilaksanakan Rapat Kerja Divisi UKM ITTAQO Periode 2026 di gedung aula PKM kampus 1 UIN Salatiga.

 Pada kesempatan tersebut, setiap anggota divisi memaparkan dan menjelaskan terkait program kerja dalam 1 periode kedepan, didahului oleh BPH dan dilanjutkan oleh divisi lainnya. Setiap divisi juga memaparkan program kerja wajib dan program kerja tambahan, yang mana program kerja wajib adalah program yang sangat penting dan perlu dievaluasi setiap periode nya, serta program kerja tambahan adalah inovasi baru pengurus periode 2026 dan menjadi penguat program utama agar dapat berjalan dengan baik.

  Rapat kerja tersebut dilaksanakan dalam 1 hari dan dihadiri oleh demisioner ketua umum ITTAQO 2024 dan 2025 serta didampingi oleh beberapa demisioner pengurus ITTAQO sehingga pada kesempatan tersebut para pengurus sangat berbahagia dan berterimakasih atas beberapa masukan untuk setiap program kerja yang akan dilaksanakan 1 periode kedepan.

 Sehingga pada kesempatan tersebut dapat menjadi perantara untuk menyambung tali silaturahmi antara pengurus periode 2026 dengan para pengurus di tahun-tahun sebelumnya dan para pengurus juga sangat berharap agar silaturahmi tersebut tidak terputus dan para demisioner pengurus ITTAQO dapat membimbing mereka.

  Semoga Allah SWT memudahkan setiap langkah kepengurusan ITTAQO 2026 dalam menunaikan amanah yang diemban, serta menjadikan UKM ITTAQO sebagai ruang bertumbuh dan menimba ilmu yang bermanfaat, baik bagi setiap anggota maupun masyarakat sekitar.

Minggu, 01 Februari 2026

Rapat Koordinasi SEMA, DEMA, UKM, dan UKK UIN Salatiga: Tekankan Efisiensi dan Inovasi Organisasi

Februari 01, 2026 0
    Rapat Koordinasi SEMA, DEMA, UKM, dan UKK UIN Salatiga yang dilaksanakan pada 27–29 Januari 2026 di Hotel Zigna Kampung Batik, Surakarta resmi dimulai pada Selasa, 27 Januari 2026. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan SEMA, DEMA, serta berbagai UKM dan UKK, termasuk UKM ITTAQO UIN Salatiga, sebagai forum strategis untuk menyamakan visi dan memperkuat sinergi organisasi kemahasiswaan.

    Kegiatan hari pertama diawali dengan pembukaan oleh Rektor UIN Salatiga, Bapak Prof. Dr. Zakiyyudin, M.Ag. Dalam sambutannya, beliau menekankan empat poin utama dalam pengelolaan organisasi mahasiswa.

    Pertama, efisiensi dalam pendidikan, di mana organisasi kemahasiswaan dipandang sebagai wadah pendukung mahasiswa dalam mengembangkan potensi akademik dan nonakademik. Dalam hal ini, UKM ITTAQO bersama UKM dan UKK lainnya memiliki peran strategis dalam mendukung mahasiswa agar dapat menjalani proses perkuliahan secara optimal dan lulus dengan baik.

    Kedua, inovasi organisasi. Rektor menyoroti masih banyaknya kegiatan yang bersifat repetitif dari tahun ke tahun tanpa pembaruan yang signifikan. Oleh karena itu, organisasi mahasiswa, termasuk UKM ITTAQO, diharapkan mampu menghadirkan inovasi kegiatan yang lebih kreatif, berkualitas, dan berdampak nyata.

    Ketiga, pengabdian kepada masyarakat. Beliau menegaskan bahwa kegiatan organisasi tidak hanya berorientasi pada internal kampus, tetapi juga harus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat luas melalui program-program yang bermanfaat dan berkelanjutan, sejalan dengan nilai pengabdian yang juga menjadi bagian dari visi UKM ITTAQO

    Keempat, tata kelola lingkungan. Meskipun tidak seluruhnya berkaitan langsung dengan program UKM ITTAQO, aspek kepedulian terhadap lingkungan sekitar UIN Salatiga tetap menjadi bagian dari tanggung jawab bersama seluruh organisasi kemahasiswaan. Disampaikan pula wacana satu hari tanpa kendaraan bermotor serta konsep carbon storage, di mana percepatan masa studi dapat berkontribusi pada pengurangan emisi karbon. Dalam hal ini, UKM, termasuk UKM ITTAQO, berperan sebagai sarana pembelajaran yang relevan untuk mendukung mahasiswa menyelesaikan pendidikan secara tepat waktu.

    Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan dari Bapak Prof. Dr. Suwardi, S.Pd., M.Pd. yang menyampaikan bahwa UKM ITTAQO memiliki potensi dan sumber daya yang besar untuk dikembangkan melalui diskusi, saran, dan arahan yang berkelanjutan. Beliau juga menyampaikan keterbukaannya terhadap UKM ITTAQO serta peluang kerja sama dengan berbagai pihak dengan masih berkaitan dengan bahasa Arab, baik internal maupun eksternal kampus, seperti HMPS BSA, HMPS PBA, dan instansi lainnya.

  Kegiatan hari kedua yaitu pada tanggal 28 Januari 2026 masih ditempat yang sama yaitu di hotel Zigna Kampung Batik, Surakarta. Pembahasan berfokus pada review Term Of Reference (TOR) beserta Rencana Anggaran Biaya (RAB) untuk semua kegiatan yang menggunakan dana DIPA oleh Satuan Pengawasan Internal (SPI) UIN Salatiga. Menjelang akhir acara, Kepala Bagian (Kabag) menyampaikan pemaparan teknis terkait sarana dan prasarana organisasi kemahasiswaan. Disampaikan bahwa pengadaan sarana dan prasarana sempat dihentikan pada tahun 2025 karena kebijakan efisiensi, dan pada tahun 2026 belum terdapat pengadaan baru, namun akan dilakukan pembenahan dan perbaikan fasilitas yang ada. Selain itu, direncanakan pembangunan ruang organisasi baru di Kampus 3 pada semester ganjil, yang diharapkan dapat menunjang dan meningkatkan kualitas kegiatan UKM dan UKK, termasuk UKM ITTAQO UIN Salatiga.

    Hari ketiga yaitu pada tanggal 29 Januari 2026 ditempat yang sama sekaligus hari terakhir acara rapat koordinasi SEMA, DEMA, UKM dan UKK UIN Salatiga periode 2026, pembahasan lebih mengacu pada keseharusan formatur dan dana delegasi sebesar Rp 5.000.000.00 yang diurus oleh pembina UKM bukan pengurus UKM pada periode yang berjalan. 

    Pada hari tersebut juga dilakukan penutupan acara rapat koordinasi DEMA, SEMA, UKM dan UKK yang mana pada kesempatan itu Wakil Rektor III UIN Salatiga Prof. Dr. Suwardi, S.Pd., M.Pd. memberi sedikit kata-kata yang menekankan pada beberapa hal, diantaranya: 

1. Persiapan TOR, RAB, dan SPJ harus tepat waktu (direncanakan dan dilaksanakan) 

2. Undangan kepada pimpinan harus jelas sesuai dengan rencana waktu acara

3. Tujuan undangan harus dengan jabata yang jelas, agar dapat disposisi undangan ketika tidak bisa hadir

4. Piagam (penghargaan, pemenang lomba, dll) dan sertifikat (pemberian pengakuan kegiatan) tidak di cetak terlebih dahulu sebelum menggunakan format yang jelas (nomer, penempatan ttd, gelar, nama, dll)

5. Kop surat unit mewajibkan tanda tangan atas nama jabatan (Ketua Panitia), bukan kolektif “panitia”

6. Dalam acara penghormatan, apabila tamu undangan berhalangan hadir, maka nama yang bersangkutan tetap disebutkan, disertai keterangan pihak yang mewakili.


    Tentunya beberapa point yang didapatkan Badan Pengurus Harian (BPH) UKM ITTAQO UIN SALATIGA periode 2026 ini menjadi bahan acuan sekaligus pengingat disetiap program kerja yang dilaksanakan setiap divisi selama satu periode kedepan. 

Selasa, 27 Januari 2026

Pelantikan Pengurus Ormawa UIN Salatiga Masa Bakti 2026

Januari 27, 2026 0

Pada Selasa 27 Januari 2026 beberapa perwakilan dari pengurus ITTAQO 2026 resmi dilantik di auditorium student center UIN Salatiga. Semoga struktur kepengurusan yang baru ini dapat membawa ITTAQO lebih dikenal masyarakat luas baik tingkat nasional maupun internasional. Beberapa poin pengingat dari rektor UIN Salatiga sebagai berikut:


Pentingnya Kolaborasi Dan Kepemimpinan

Keberhasilan dapat ditentukan dengan siapa kita berinteraksi, dengan siapa kita bergaul, dengan siapa kita bekerja sama, itu sangat menentukan juga proses keberhasilan diri. Oleh karena itu, kecerdasan abad 21 tidak akan pernah meninggalkan kata kunci yaitu kolaboratif kemudian sinergis.

Dengan kerja sama, cita-cita sebesar apa pun insyaallah bisa tercapai. Tapi kalau kita bekerja sendiri, kita tidak akan bisa mencapai cita-cita yang besar. Ya, paling cita-cita yang sesungguhnya hanya menurut ukuran pribadi kita yang tercapai. Tapi kalau kemudian kita ingin mencapai sebuah cita-cita besar, itu perlu melibatkan banyak orang.


Berinteraksi dengan ragam pikiran, berinteraksi dengan ragam karakter, dan kemampuan Anda mengatur semua karakter dan ragam pikiran itu, itu yang akan mendatangkan keberhasilan.


Ciri Penting Seorang Pemimpin (How to Lead)

Nah, kemampuan untuk bisa mengarahkan, salah satu ciri penting dari seorang leader itu adalah how to lead. Dia mampu mengarahkan semua potensi yang ada di sekitarnya. Orang-orang yang ada di sekitarnya diajak kolaborasi dan sinergi. Kemampuan ini menjadi penting.

Seorang Steve Jobs, dia tidak punya ilmu tentang teknologi informasi. Tetapi bagaimana seorang Steve Jobs bisa mendirikan sebuah perusahaan sampai membesarkan Apple sebagai ikon? Itu karena dia mampu mengolaborasikan dan menyinergikan semua kekuatan yang ada di perusahaannya.

Jadi, jangan dikira bahwa seorang CEO di sebuah perusahaan atau seorang pemimpin negara, bangsa, dan sebagainya itu dia punya kemampuan yang sangat teknis tertentu di bidangnya. Kadang-kadang karena kemampuan dia how to lead itu, sehingga semua potensi yang ada bisa dimaksimalkan.


Proses Individuasi dan Seni Memimpin

Nah, jadi dua hal ini, dua jalan ini, proses individuasi Anda sebagai pribadi dan individu yang bebas, merdeka, dan otonom itu harus dikolaborasikan dengan kemampuan bagaimana kita menyinergikan semua kekuatan yang dimiliki dengan orang-orang di sekitar kita itu.

Itulah manfaatnya berorganisasi. Dari sedini mungkin Anda dilatih untuk mengenal banyak pikiran orang, mengenal banyak karakter, mengenal banyak sikap, mengenal banyak perilaku, dan Anda mampu me-manage semua itu. Itu adalah bagian dari seni, the art of leadership, jadi seni menjadi seorang pemimpin.

Oleh: Prof. Dr. Zakiyuddin Baidhawy, M.Ag

Rabu, 21 Januari 2026

Perkuat Sinergi Kepengurusan, UKM ITTAQO Laksanakan Rapat Upgrading 2026

Januari 21, 2026 0

    Pada tanggal 16-20 Januari 2026, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) ITTAQO melaksanakan rangkaian Rapat Upgrading bersama para demisioner sebagai upaya penguatan arah kerja organisasi periode 2026. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dan melibatkan Badan Pengurus Harian (BPH) serta seluruh divisi ITTAQO periode 2026. Rapat Upgrading menjadi ruang evaluasi, refleksi, sekaligus perumusan strategi agar program kerja ITTAQO ke depan lebih terukur, terarah, dan berdampak. 

Badan Pengurus Harian (BPH)

    Dari sisi Badan Pengurus Harian (BPH), rapat menekankan pentingnya peran ketua umum dan wakil ketua umum dalam menaungi seluruh divisi serta membangun komunikasi yang lebih intens dengan anggota. Masukan dari demisioner juga menyoroti perlunya peningkatan kualitas acara, perluasan cakupan lomba hingga tingkat regional, serta pemisahan agenda besar agar lebih efektif dan sesuai dengan kalender akademik. Selain itu, BPH diharapkan menjaga nilai-nilai syariat, serta menumbuhkan keaktifan dan rasa memiliki dalam organisasi.

    Pada bidang kesekretariatan, pembahasan difokuskan pada penguatan sistem administrasi. Sekretaris didorong untuk menyusun kalender kegiatan divisi, memperbarui SOP dan buku pedoman administrasi sesuai ketentuan kampus, serta mengoordinasikan pendampingan sekretaris divisi dan kepanitiaan. Kerapian arsip surat dan notulensi juga menjadi perhatian utama agar administrasi ITTAQO lebih tertata dan berkelanjutan.

    Bidang kebendaharaan menyoroti pentingnya pengelolaan keuangan dan inventaris yang lebih di siplin. Penetapan sistem pembayaran kas, pengelolaan RAB kegiatan, serta pendataan inventaris menjadi langkah strategis agar keuangan organisasi lebih transparan dan tertib.

Divisi Funun

     Divisi Funun merumuskan arah pengembangan pelatihan seni dan kebahasaan dengan pendekatan yang lebih sistematis. Program pelatihan seperti syi'ir, debat, ghina', khitobah, dan qiroatul kutub dirancang dengan silabus dan modul yang jelas, melibatkan mentor dari internal maupun eksternal. Divisi ini juga diarahkan untuk lebih aktif membangun kedekatan dengan peserta serta menjadikan pelatihan sebagai ruang praktik dan produksi karya.

Divisi Tarjamah wa Shahafah

    Divisi Tarjamah memfokuskan pembahasan pada penguatan konten literasi dan publikasi. Program seperti penulisan, penerjemahan, dan wawancara, hingga pengelolaan website diarahkan agar lebih konsisten dan inovatis, termasuk pemanfaatan format vidio jurnalistik dan digital book. Divisi ini juga menekankan pentingnya pembagian tugas yang jelas serta koordinasi lintas divisi khusunya dengan divisi mutimedia.

Divisi Tarbiyah

    Divisi Tarbiyah menyusun program pembinaan kebahasaan yang terstruktur, mulai dari talbiyah, mufrodat, qawa'id, hingga seminar dan evaluasi pembelajaran. Pendekatan praktik, permainan bahasa, serta penyesuaian dengan kalender akademik menjadi poin penting agar proses pembalajaran leih efektif dan menarik bagi kader.

Divisi Humas

    Divisi Humas menegaskan perannya sebagai penghubung internal dan eksternal organisasi. Program seperti studi banding, diskusi alumni, diskusi pengurus, serta kunjungan ke pembina diarahkan agar lebih terencana dan berdampak. Humas juga bertanggung jawab dalam pendataan inventaris, koordinasi peminjaman barang, serta menjalin relasi dengan UKM lain guna memperluas jejaring ITTAQO.

Divisi Kaderisasi

   Divisi Kaderisasi menegaskan komitmennya dalam memperkuat hubungan antar kader lintas generasi dan membangun rasa kekeluargaan yang berkelanjutan. Program pembentukan grup lintas generasi ITTAQO dirancang sebagai wadah komunikasi seluruh kader, pengurus, demisioner, dan alumni. Kegiatan Buka Bersama direncakan sebagai agenda satu periode yang melibatkan seluruh keluarga besar ITTAQO dengan konsep kajian islami dan sharing session bersama demisioner. Selain itu, program-program lainnya dirancang dengan konsep interaktif dan kolaboratif agar kader merasa dirangkul dan berkembang.

Divisi Multimedia

  Divisi Multimedia menitikberatkan pada penguatan sistem kerja berbasis keahlian anggota. Pembagian jobdesk disesuai dengan kemampuan masing-masing, dengan kesepakatan penggunaan tema warna merah dan krem sebagai identitas visual. Divisi ini menekankan pentingnya kolaborasi, penggunaan referensin desain, serta kesiapsiagaan kegiatan divisi lain. Evaluasi periode sebelumnya menjadi dasar perbaikan agar beban kerja lebih merata dan kualitas visual ITTAQO semakin meningkat.


    "Melalui rangkaian Rapat Upgrading ini, ITTAQO 2026 menegaskan komitmennya untuk membangun organisasi yang lebih solid, komunikatif, dan berdampak."


  Sinergi antara pengurus aktif dan demisioner diharapkan mampu menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan ITTAQO sebagai organisasi bahasa Arab yang hidup, terukur, dan memberi manfaat nyata bagi anggotanya.

 


Senin, 19 Januari 2026

Rapat Pendampingan Kepala Divisi UKM ITTAQO 2026: Penyelarasan Program Kerja Berbasis Pedoman

Januari 19, 2026 0

 


    Rabu, 14 Januari 2026, telah dilaksanakan rapat pendampingan Kepala Divisi UKM ITTAQO periode 2026 secara daring melalui Zoom Meeting pada pukul 20.00 WIB. Rapat dilaksanakan dengan menjadikan buku Pedoman Kepala Divisi 2026 sebagai rujukan utama dalam pembahasan arah kerja dan perencanaan program organisasi.

"Mewujudkan ITTAQO sebagai organisasi bahasa Arab yang hidup, terukur, dan berdampak nyata dalam satu periode kepemimpinan melalui pengelolaan program yang terstruktur, evaluatif, berorientasi pada output, dan berlandaskan nilai-nilai syariat" - Visi ITTAQO 2026

    Pada rapat tersebut, Badan Pengurus Harian (BPH) menegaskan bahwa visi tersebut menjadi landasan utama dalam penyusunan seluruh program kerja. Setiap kepala divisi diarahkan untuk menyusun program kerja dengan memperhatikan fungsi dan output yang jelas. Selain itu, Kepala Divisi diharapkan lebih aktif dalam merangkul dan mengajak anggota agar tercipta koordinasi dan kerja tim yang solid.

    Melalui pendampingan ini, masing-masing divisi menyampaikan rancangan dan penyesuaian program kerja sesuai pedoman yang telah ditetapkan, meliputi Divisi Tarbiyah, Funun, Tarjamah, Multimedia, Humas, dan Kaderisasi. Pembahasan berfokus pada penyelarasan program dengan visi organisasi serta kejelasan peran dan output dari setiap kegiatan.

    Rapat pendampingan ini diharapkan mampu menjadi pijakan awal bagi para Kepala Divisi dalam menjalankan amanah kepengurusan serta terarah dan bertanggung jawab sesuai Buku Pedoman Kepala Divisi  ITTAQO 2026. 

Jumat, 09 Januari 2026

Rapat Perdana UKM Ittaqo Periode 2026

Januari 09, 2026 0


Pada Jum'at, 09 Januari 2026, UKM Ittaqo UIN Salatiga telah melaksanakan Rapat Perdana yang diselenggarakan secara daring melalui Zoom dan dihadiri oleh seluruh pengurus UKM Ittaqo periode 2026.

Rapat ini membahas pengenalan kepengurusan UKM Ittaqo, baik dari Badan Pengurus Harian (BPH) maupun setiap divisi, sebagai langkah awal untuk membangun kebersamaan dan mempererat silaturahmi antar pengurus. Selain itu, rapat juga membahas arah dan gambaran UKM Ittaqo ke depannya yang disampaikan oleh Ketua Umum, agar seluruh pengurus memiliki pemahaman yang sama mengenai visi dan tujuan organisasi dalam satu periode ke depan.

Pembahasan selanjutnya menyoroti prospek kerja dari masing-masing divisi sebagai upaya untuk memperjelas peran, tugas, dan kontribusi setiap divisi dalam mendukung keberlangsungan program kerja UKM Ittaqo. Rapat ini juga menjadi wadah diskusi bagi para pengurus untuk menyampaikan pendapat, masukan, serta pertanyaan terkait rencana dan pelaksanaan program kerja.

Melalui rapat perdana ini, diharapkan seluruh pengurus UKM Ittaqo peiode 2026 dapat saling mengenal, memahami arah organisasi, serta membangun kerja sama yang solid guna mewujudkan UKM Ittaqo yang lebih baik ke depannya.